Kebutuhan Antara Kecerdasan dan Spiritualitas

Orang yang cerdas atau memiliki ilmu, biasanya diperoleh dari jenjang pendidikan, yang ia tempuh. Dia akan berilmu sesuai dengan pendidikan apa yang dia ambil.

Kecerdasan menurut ahli, dibagi menjadi kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Sehingga idealnya, seorang manusia mesti memiliki ketiga kecerdasan tersebut.

Sehingga tidak ada pendikotomian di dalamnya dan bila hal tersebut terjadi, akan menjadikan orang tidak memiliki keseimbangan dalam kehidupannya. Kebutuhan akan ketiga kecerdasan tersebut adalah sebuah hal yang fitrawi. Karena semua manusia bisa memilikinya. Olehnya itu ketiganya harus diarahkan.

Bila tidak diarahkan dengan baik, bisa jadi membawa kepada dampak yang negatif. Misalnya, orang yang cerdas secara intelektual, setelah melalui tingkatan pendidikan, tentunya dia akan menuju kepada fase selanjutnya, yaitu bekerja.

Setelah punya pekerjaan dan berpenghasilan, maka akan menuju pada fase selanjutnya, yaitu ingin berumah tangga. Setelah berumah tangga punya anak. Maka sampailah pada umur kepala tiga keatas. Ternyata orang ini, untuk masalah kehidupan duniawi, sudah terpenuhi.

Namun ada yang manjanggal dalam dirinya, dia merasa ada yang kurang, ternyata dia haus akan spiritualitas. Secara fitrah dia butuh tuhan, maka dia mulailah menjadi pencari tuhan dengan belajar kepada orang-orang yang punya ilmu agama.

Namun masalahnya, tentu orang yang dari kecil punya bekal agama yang baik, sejauh mana dia terbang, maka dia akan tahu dimana dia akan pulang, minimal dari kecil sudah dibekali dengan ilmu agama seperti;  Alquran dan hadis, sejarah Islam, fiqhi, dan aqidah akhlak.

Berbeda dengan yang dari kecil tidak punya bekal agama. Maka dia akan bertemu dengan bermacam-macam aliran-aliran, yang dia tidak punya saringan dalam menyerap ilmu-ilmu dan pemikiran aliran tersebut.

Olehnya itu, pentingnya untuk membekali sedari kecil ilmu-ilmu agama, agar kita punya tempat kembali, bila kita sudah merasa jauh dari kebenaran.

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komen,juga kritik dan masukan yang membangun, terima kasih ...