Kadang kita terjebak dalam pemikiran kita mengenai suatu hari kita akan menjadi ahli dalam hal apa.
Sehingga kita bertanya-tanya lalu kemudian mencoba segala macam hal mengenai bidang-bidang tertentu, tentu hal tersebut manjadikan kita menjadi pusing dan lelah sendiri.
Karena ketidakpahaman bahwa sebenarnya untuk menyelesaikan problem tersebut hanyalah sepele.
Mengapa problem tersebut terjadi, karena kita mencoba untuk menjadi ahli dalam segala bidang, namun kita kurang banyak tahu dalam satu hal (walaupun kita tidak menyepelekan bidang-bidang yang lain), keadaan ini bisa menjadikan kita terjebak dalam ketidaksyukuran bahwa kita di karunia bakat oleh Allah Swt.
Bosan dengan satu bidang pindah ke bidang yang lain, padahal dalam satu bidang tersebut kita belum terlalu paham-paham amat.
Orang-orang sukses adalah mereka fokus pada satu bidang yang mereka betul-betul ahli dalamnya, seorang koki ahli dalam meracik masakan sehingga menghasilkan makanan yang bercita rasa tinggi dan dia dibayar mahal karena ke ahliannya tersebut. Seorang pesebakbola menjadi ahli karena dia berlatih dengan keras bagaimana cara menggiring bola yang baik, mencetak gol, passing yang baik dan apabila sudah menjadi ahli, maka orang akan memperebutkannya dan dibayar mahal karena keahliannya.
Olehnya itu, kita mestinya sekarang ini mencari tahu apa bakat dan minat kita dan berusaha menjadi ahli dibidang tersebut, kita asah bakat tersebut, latihan setiap hari secara berulang-ulang dan kita akan betul-betul menjadi paham dan dalam menjalaninya kita menjadi enjoy tanpa ada beban karena susah. Ketika kita sudah menjadi ahli maka orang akan mencari kita, membayar mahal kita walaupun bayaran bukan menjadi tujuan, namun bayaran merupakan bonus bagi kita.
Karena untuk menjadi ahli kita harus melakukan pengulangan secara terus menerus, yang tadinya hal tersebut adalah sesuatu yang susah, menjadi mudah dan gampang-gampang saja karena kita melakukan pengulangan.
Mari kita syukuri, bahwa kita diberikan oleh Allah Swt bentuk anatomi tubuh yang yang sempurna, baik luar dan dalamnya, agar kita bisa mengembangkannya. Semua manusia diciptakan sama oleh Allah, tinggal manusianya mau memanfaatkan atau tidak apa yang sudah diberikan kepadanya.
Kesimpulannya, marilah kita menjadi ahli dan tahu dalam satu hal, bukan menjadi sedikit tahu tentang banyak hal, dan kita syukuri keahlian kita tersebut.

