Setelah sekian lama fakum (mungkin ada 3 bulanan) akhirnya saya menulis lagi di blog ini. Akhir-akhir ini saya labih banyak nge-tweet di Twitter sejak saya mengenal Twitter.
Ok, kali ini saya ingin membahas mengenai pengajian. Pengertian pengajian itu sederhananya adalah mendengarkan ceramah agama yang biasanya di sampaikan oleh satu orang penceramah, ust, dai, atau pembicara.
Kalau orang jawa biasanya mereka menyebut pengajian dengan menyingkatnya menjadi ngaji, sedangkan dalam konteks daerah saya (Sul-Sel) ngaji itu biasanya adalah belajar baca tulis Alquran dan sedangkan ikut pengajian barulah yang dimaksud dengan pengajian itu sendiri.
Baik, selanjutnya apa sih tujuan di adakannya pengajian? Kalau secara normatifnya adalah untuk menyampaikan pesan-pesan agama kepada jamaah yang hadir. Sedangkan bagi penulis berdasarkan pengalaman sendiri, tujuan mengikuti pengajian yaitu bisa kumpul-kumpul dengan teman-teman atau dengan masyarakat (kata kerennya bisa bersosialisasi) dan juga yang tak kalah pentingnya adalah mendapatkan pencerahan dari mengikuti pengajian itu.
Jadi kalau setelah mengikuti pengajian namun tidak mendapatkan pencerahan, mungkin ada yang salah. Namun menurut pengalaman sendiri, alhamdulillah setiap selesai mengikuti pengajian selalu mendapatkan pencerahan. Baik berupa tambahan ilmu dan semangat untuk menjadi lebih baik lagi.
Yang menjadi fenomena saat ini mengenai pengajian di tengah-tengah masyarakat adalah masyarakat terkotak-kotakan dengan pengajian tertentu. Alias asobiah pengajian, sebenarnya tidak ada yang salah, karena manusia bebas punya selera masing-masing di tempat mana dia ingin mengikuti kajian.
Asalkan apa yang menjadi bahan kajiannya adalah tetap dalam jalur Alquran dan hadis. Yang menjadi masalah bila ada kelompok kajian tertentu yang menganggap kelompoknya lah yang paling benar sehingga menyalahkan kelompok yang lain. Padahal tujuan pengajian bukanlah untuk mencari siapa yang paling benar dan siapa yang salah. Karena tujuan pengajian adalah untuk mencari kebenaran dan pencerahan menuju kepada arah yang lebih baik dan tentunya mendapatkan ridho dari Allah Swt.
Ok karena saya sudah mengantuk saya akhiri dulu tulisan ini, kita lanjut di lain kesempatan. Wassalam...
