Manajemen Qalbu

Manajemen qalbu adalah bagaimana kita bisa memenej qalbu kita atau hati kita. Yang saya maksud disini adalah perasaan kita.

Perasaan yang kita rasakan itu tumbuh dengan berbagai macam, perasaan ada perasaan senang, bahagia, cinta, marah, bosan, sedih, merasa bersalah, bahkan sampai tidak punya perasaan.

Perasaan-perasaan tersebut perlu dimenej karena apabila kita tidak bisa memenejnya dengan baik maka akan bisa menjerumuskan kita kepada hal-hal yang tidak baik.

Seperti perasaan cinta misalnya, perasaan ini kita tidak bisa pungkiri ada pada diri kita, apakah cinta kepada lawan jenis, cinta kepada Harta benda, atau bahkan cinta kepada kemaksiatan.

Apabila perasaan cinta ini kita tidak bisa kendalikan maka akan bisa membawa kita kepada hal-hal yang negatif.

Olehnya cara memej perasaan cinta ini yaitu mengalihkannya kepada hal-hal yang positif seperti cinta menulis, cinta membaca, cinta menghafal, cinta mengajar, cinta beribadah, cinta belajar, cinta olahraga dan cinta kepada hal-hal positif lainnya.

Karena cinta kepada kegiatan-kegiatan yang saya sebutkan diatas apabila tidak dibarengi dengan cinta maka kegiatan yang dilakukan tersebut terasa hambar, tidak berasa, kurang motivasi dan semangat dan juga tidak mendatangkan kenikmatan.

Olehnya itu menurut para ulama kita bahwa cinta kepada kemaksiatan itu ada kenikmatannya dan cinta kepada kebaikan itu juga ada kenikmatannya olehnya itu kita pilih yang mana.

kalau ada yang memilih cinta kepada kedua-keduanya maka menurut para ulama kegiatan maksiat dan kebaikan yang dilakukan itu tidak akan menimbulkan kenikmatan sama sekali. Itulah mungkin yang disebut dengan tidak punya perasaan.

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komen,juga kritik dan masukan yang membangun, terima kasih ...