Pada masa-masa sekolah dulu pada saat memasuki jam pelajaran terkadang kita malas masuk ke kelas tertentu namun terkadang juga kita senang masuk ke kelas tertentu.
Kira-kira penyebabnya menurut pengalaman sendiri bahwa bukannya kita malas belajar atau tidak mau belajar, persoalannya karena kita tidak senang terhadap pelajaran, kita tidak tahu pelajaran tersebut atau kita tidak paham pelajaran tersebut.
Kira-kira apakah ini sepenuhnya salah muridnya atau salah gurunya? Kalau persoalan ini jawaban kita mungkin berbeda-berbeda.
Namun yang intinya bahwa kita akan senang belajar terhadap pelajaran tertentu karena karena kita paham terhadap pelajarannya walaupun kita berjam-jam belajar.
Begitupun sebaliknya kita akan merasa muak, malas dan tidak ingin belajar pelajaran tertentu karena kita gagal paham.
Akan tetapi sebuah kenikmatan bila dahulunya kita tidak senang pelajaran tersebut karena tidak paham kemudian suatu hari kita menjadi paham dan ahli dengan pelajarannya disitulah letak kepuasannya.
Dan bisa jadi kita menjadi seorang yang pandai mengajarkan atau memahamkan pelajaran tertentu kepada orang lain karena dahulunya kita merasakan akan susahnya belajar pelajaran tersebut.
Mementingkan Pelajaran dan Meremehkan Pelajaran
Terkadang ada pula orang yang senang belajar karena dia paham bahwa pelajaran ini penting untuk dipelajari.
Namun terkadang juga orang menganggap remeh subuah pelajaran karena mengganggapnya tidak penting sehingga dia tidak mendalaminya secara baik, yang baru sedikit yang dia pelajari dia sudah berhenti mempelajarinya.
Padahal menurut hemat saya (sekarang) (berarti dulu tidak, hehehe) semua pelajaran memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lainnya, jadi semua pelajaran adalah sama-sama pentingnya.
