Abraham Maslow dan Teori Kebutuhannya

Salah satu cabang ilmu pengetahuan yang cukup berpengaruh bagi saya adalah ilmu psikologi, ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan manusia.

Dan ada salah satu tokoh ilmu psikologi yang cukup berpengaruh yaitu Abraham Maslow.

Abraham Maslow dilahirkan di Brookyn, New York, Amerika Serikat 1 april 1908 dan meninggal pada 8 Juni 1970 (Wikipedia).

Abraham Maslow terkenal dengan teori kebutuhannya, yaitu sebuah teori yang Abraham Maslow rangkai seperti sebuah piramida.

Kebutuhan paling dasar adalah kebutuhan fisiologi -> kebutuhan rasa aman -> kebutuhan dicintai dan disayangi -> kebutuhan dihargai -> kebutuhan aktualisasi diri.

Kelima kebutuhan tersebut harus terpenuhi dari yang paling dasar kemudian menuju ke yang paling atas.

Kebutuhan yang pertama adalah kebutuhan fisiologi, yaitu seseorang apabila belum terpenuhi kebutuhan fisiologinya atau kebutuhan akan makanan, minuman, sex, udara dan yang lainnya, maka seseorang belum bisa naik ketingkat kebutuhan selanjutnya.

Orang tidak peduli dihargai atau tidak, disayangi atau tidak apabila orang tersebut kelaparan ataupun kehausaan, dia akan berusaha mencari cara agar kebutuhan dasar tersebut terpenuhi, yang terkadang dilakukan dengan cara yang salah seperti pemerasan, perampokan dll.

Namun apabila kebutuhan dasar tersebut sudah terpenuhi maka orang akan naik kepada tingkatan selanjutnya yaitu kebutuhan rasa aman yaitu bagaimana orang tersebut bisa mengamankan apa yang dimilikinya, bisa aman dari kejahatan dan lain sebagainya, olehnya manusia membuat sebuah undang-undang, aturan-aturan yang disepakati bersama agar terpenuhinya rasa aman.

Dan apabila kebutuhan akan rasa aman sudah terpenuhi, maka manusia akan menuju kepada kebutuhan selanjutnya yaitu kebutuhan Kasih sayang.

Yaitu kebutuhan akan pertemanan, di sayangi dalam keluarga dan masyarakat, kebutuhan akan keluarga dan apabila tidak memiliki keluarga akan merasa sebatang kara.

Kemudian apabila kebutuhan akan kasih sayang sudah terpenuhi maka naik kepada tingkatan selanjutnya adalah kebutuhan akan harga diri.

Yaitu kebutuhan akan pengakuan dari orang lain, ketenaran, kebanggaan dan dianggap penting dan apresiasi dari orang lain.

Kemudian apabila kebutuhan akan harga diri sudah terpenuhi maka akan menuju kepada kebutuhan yang terakhir yaitu kebutuhan aktualisasi diri.

Kebutuhan akan prestasi, kebutuhan akan pencapaian-pencapaian dalam kehidupan.

Itulah kelima hirarki teori kebutuhan Abraham Maslow.

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komen,juga kritik dan masukan yang membangun, terima kasih ...