Tidak terasah kita sudah di hari akhir Bulan Ramadhan 1438 H, selama 29 hari menahan lapar dan dahaga tidak makan dan minum, menjalankan perintah agama dan meninggalkan hal-hal yang dilarang selama Bulan Ramadhan.
Tentu kita ingin amal ramadhan kita diterima di sisinya, agar dalam menjalankan perintahnya selama Ramadhan tidak sia-sia.
Mungkin ada yang sebelum Ramadhan ibadah shalatnya masih bolong-bolong, kita shalat juga masih sendiri-sendiri tapi selama Ramadhan lima shalat wajib kita tidak pernah ketinggalan baik sendiri maupun berjamaah.
Bahkan shalat sunnah seperti shalat tahajjud sebelum Ramadhan jarang kita lakukan selama Bulan Ramadhan tidak pernah alfa shalat tahajjudnya atau shalat tarwihnya.
Sebelum Ramadhan kita mungkin jarang tilawah al-quran namun selama Bulan Ramadhan bisa khatam 30 juz.
Itulah yang disebut dengan kepompong Ramadhan yang dianalogikan kepada binatang ulat yang membentuk dirinya menjadi kepompong berpuasa di dalam kepompong tersebut tidak makan dan minum, ketika keluar dari kepompong menjadi kupu-kupu yang sangat Indah.
Mudahan-mudahan pula kita bisa menjadi kupu-kupu yang keluar dari kepompong Ramadhan menjadi peribadi yang lebih baik lagi, lebih bersemangat dalam menjalani 11 Bulan kedepannya diluar Bulan Ramadhan, bisa istiqomah menjalankan perintah agama dan bisa menjadi manusia yang menghasilkan karya-karya yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Amin.
