| Ust Andi Hamzah (kedua dari kiri) saat menjadi pembicara di Kajian Islam Kontemporer Akhir Tahun 2015 |
SUDUT PANDANG - Dr. K.H Andi Hamzah, Lc., MA saat menjadi
Narasumber dalam Kajian Islam Kontemporer Akhir Tahun 2015, Rabu (30/12/15),
mengatakan,”Ekspansi kebudayaan lebih berbahaya daripada ekspansi Militer”.
“Dikarenakan, ekspansi militer
hanya menghancurkan sebagian wilayah saja, sedangkan ekspansi budaya bisa
menyebar keseluruh dunia, contohnya dengan monohok Islam, dengan membuat
keraguan mengenai Al-Qur’an”.
“Mencerai-beraikan persatuan
Islam, menghidupkan budaya-budaya lama (Firaun), dan menyebarkan kebebasan di
kalangan anak muda,” terang Dr Andi Hamzah yang pernah lama belajar di Negara
Libya.
Kemudian bagaimana cara melawan
Ekspansi Kebudayaan yang banyak merusak di kalangan Ummat Islam, katanya ”Cara
melawannya yang pertama; memperkenalkan kepada dunia mengenai masa kegemilangan
peradaban dan kebudayaan islam yang dikemas dengan cara yang baru”.
“Kegemilangan peradaban Islam yang
lahir dari keagungan Syariah dan diniahnya, Seperti dalam bidang kedokteran, farmasi,
ilmu kimia, ilmu matematika dan penemuan peta dunia yang dulu umat islam
menjadi pelopornya”, ungkapnya.
Selanjutnya cara melawan ekspansi
kebudayaan sangat merusak ini,”Yaitu dengan Menggunakan Media-Media Modern,
membangun pusat-pusat informasi terpadu, dan Rekunstruksi kurikulum pendidikan,”tutupnya.(fdl)
