| Dr. dr. Furqan Naim (kanan) dan Drs Yose Rizal Faisal (kiri) saat menjadi pemateri "pelatihan Dai" dalam kegiatan bakti sosial di desa pasui, kec buntu batu, kab Enrekang |
Dalam rangka memeriahkan hari raya idul adha 1436 H, Rabu ( 23/09/15), mahasantri put unismuh mengadakan bakti sosial di desa Pasui kec Buntu Batu, kab Enrekang.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut di rangkaikan dengan beberapa program kegiatan, di antaranya pemotongan hewan qurban, pembagian mushab al-quran, tabliq akbar, pelatihan dai, pelatihan tahfidz, khutbah jum'at dan khutbah idul adha.
Desa pasui yang menjadi lokasi bakti sosial mahasantri put selama sepekan dari tanggal 22 - 26 September merupakan desa yang berada di bawah kaki gunung sehingga di kelilingi gunung-gunung yang menjulang tinggi dan tak lupa di selimuti hawa yang dingin bila menjelang malam hari.
Selama berada di lokasi kegiatan, mahasiswa atau istilah mereka mahasantri di karenakan mahasiswa yang tinggal dan belajar di asrama, memanfaatkan waktu yang ada dengan membagi job-jobnya masing-masing, ada yang di tugaskan di pelatihan dai, pelatihan tahfidz dan beberapa mahasantri yang bertugas khutbah jum'at dan khutbah idul adha, di desa-desa tetangga yang berada di kec Buntu Batu.
Khusus untuk pemotongan daging qurban mengambil lokasi di desa belalang. Desa belalang berada di atas gunung yang ketika kita berada di desa tersebut kita bisa melihat dari atas ke bawah desa-desa yang lain di kec buntu batu.
kegiatan bakti sosial ini berakhir pada hari sabtu (26/09) sebelum shalat ashar, dan alhamdulillah kegiatan ini mendapatkan apresiasi yang baik dari tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat pasui.
Khusus untuk pemotongan daging qurban mengambil lokasi di desa belalang. Desa belalang berada di atas gunung yang ketika kita berada di desa tersebut kita bisa melihat dari atas ke bawah desa-desa yang lain di kec buntu batu.
kegiatan bakti sosial ini berakhir pada hari sabtu (26/09) sebelum shalat ashar, dan alhamdulillah kegiatan ini mendapatkan apresiasi yang baik dari tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat pasui.
