Kita sekarang ini sudah berada di penghujung tahun 2014 M sedangkan dalam penanggalan Islam sudah berada di tahun 1436 H, dan tak terasa tinggal satu bulan lebih kita akan memasuki tahun 2015 M. Tentu, kita sebagai bangsa indonesia terutama kaum muslimin untuk lebih memperbanyak melakukan intropeksi ke belakang dari bulan-bulan yang telah kita lalui di sepanjang tahun 2014 ini.Di rasa penting, karena menjadi barometer kita untuk mempersiapkan diri menyambut datangnya tahun yang baru.
Dari hari-hari dan bulan-bulan sebelumnya, kita merasakan banyak kejadian-kejadian yang terjadi di negeri ini, mulai dari hal membuat kita senang dan bahagia sampai yang membuat Kita sedih dan kecewa, serta banyak lagi suasana-suasana batin yang kita alami di sepanjang tahun 2014 ini.
Ketika kita memutar balik apa yang di alami oleh bangsa ini sepanjang tahun 2014, maka kita akan menemukan banyak kejadian-kejadian, terutama dalam konteks keindonesian secara menyeluruh, seperti di antaranya, kasus-kasus kriminal, bulying di sekolah-sekolah yang di lakukan oknoum Guru, Pemilu untuk menentukan para pemimpin negeri ini dari lembaga legeslatif sampai eksekutif dan lain-lain.
Salah satu kejadian yang menarik untuk saya singgung di dalam artikel ini, tentang pesta rakyat Pemilihan umum dalam menentukan para pemimpin rakyat. Di mulai dari pemilu yang paling pertama di laksanakan yaitu pemilihan anggota legeslatif mulai dari tingkat pusat sampai ke tingkat daerah.
Kontestan partai-partai peserta pemilu tahun ini yang berhasil menjadi unggulan adalah Partai PDIP/Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang di nakhkodai oleh putri presiden pertama republik indonesia Ibu Megawati Soekarno Putri, yang juga merupakan partai oposisi di era pemerintahan presiden susilo bambang yudoyono,lalu kemudian berhasil mengungguli partai-partai lainnya, terutama partai yang berkuasa pada saat itu.
Setelah pemilihan legeslatif, kemudian berlanjut ke pemilihan eksekutif untuk menentukan capres dan cawapres yang nantinya akan memimpin bangsa ini selama 5 tahun kedepan. Ada banyak calon, baik yang jauh-jauh hari sudah menyatakan sikap,dari kalangan politisi maupun non-politisi ada juga dari kalangan yang di anggap pantas maupun dari kalangan yang dianggap hanya bermodalkan keberanian dan semangat. Setelah berlalu proses pencalonan, maka secara mengejutkan dari berbagai survey maupun dari banyak calon yang ingin ikut bertarung, ternyata yang akhirnya di nyatakan oleh KPU sebagai calon tetap hanya dua pasang capres dan cawapres, yaitu pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa berhadapan dengan Joko Widodo dan Yusuf Kalla.
Pertarungan pemilihan presiden tahun ini di rasa ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mulai dari calon yang hanya dua pasang, kemudian berlanjut kepada mengerucutnya partai-partai politik, yang tergabung menjadi dua kubu koalisi. Kubu koalisi pasangan Prabowo-Hatta yang mereka sebut Koalisi Merah Putih dan kubu koalisi pasangan Jokowi-JK yang mereka sebut Koalisi Indonesia Hebat.
Setelah Pemilihan Presiden usai, maka di umumkanlah hasil Pemilu, dan pemilu tahun ini kemudian di menangkan oleh Pasangan Jokowi-JK. Kemenangan ini menjadi kabar gembira bagi relawan dan para pendungan pasangan tersebut yang sudah berjuang dalam memenangkan pasangannya.Akn tetapi berbeda halnya terhadap kubu Prabowo-Hatta maupun relawan dan pendukung yang turun memperjuangkan kemenangan pasangan jagoannya.Mereka merasamkecewa dan tidak ingin menerima hasil pemilu, yang berlanjut melakukan gugatan ke MK tentang hasil pemilu tersebut,namun kemudian pada akhirnya MK tidak menerima gugatan dari pasangan Prabowo-Hatta dan tetap memenangkan pasangan Jokowi-JK.
Pasca Pemilihan umum badan legeslatif dan eksekutif, maka berlanjut ke pelantikan dan serah terimah jabatan,dari pejabat lama ke pejabat baru.Pelantikan yang terlebih dahulu di laksanakan adalah pelantikan anggota legeslatif kemudian berlanjut ke pelantikan presiden dan wakil presiden.
Maka jadilah bangsa ini memiliki pemimpin-pemimpin baru, yang mendapat amanat dari rakyat.Menjalankan tugas-tugas yang di embankan kepada mereka di negeri tercinta ini, yang bertujuan menjadikan negara republik indonesia, menjadi lebih baik lagi kedepan.Amin.
